Diperbarui 7 Juli 2026
Ingin tahu apa saja yang sebenarnya diperiksa saat audit SEO otomatis berjalan? Checklist ini merangkum poin-poin utamanya dalam bahasa sederhana, dikelompokkan per area, sehingga Anda paham setiap temuan di laporan tanpa perlu latar belakang teknis.
Cara memakai checklist ini
Anda tidak perlu memeriksa semuanya manual. Audit SEO otomatis melakukannya untuk Anda dalam hitungan menit. Checklist ini gunanya memahami arti tiap temuan dan kenapa penting. Kalau ingin tahu proses di baliknya, baca penjelasan audit SEO otomatis dan cara kerjanya.
1. On-page (dasar yang wajib benar)
- Title tag ada, unik per halaman, dan panjangnya wajar (sekitar 50 sampai 60 karakter).
- Meta description ada dan menggambarkan isi halaman (sekitar 150 sampai 160 karakter).
- Satu H1 per halaman, dengan hierarki heading yang rapi (H2, H3).
- URL bersih dan deskriptif, tanpa parameter atau underscore yang berantakan.
2. Teknikal (agar bisa ditemukan dan diindeks)
- Situs bisa di-crawl dan halaman penting tidak terblokir robots.txt secara tak sengaja.
- Ada sitemap.xml yang valid berisi URL halaman Anda (bukan halaman kosong).
- Canonical benar agar tidak ada konten ganda.
- HTTPS aktif dan sertifikat valid.
- Structured data (schema) sesuai jenis halaman: Organization, Article, FAQ, dan seterusnya.
Banyak poin teknikal ini bisa diperbaiki tanpa koding. Caranya ada di panduan memperbaiki SEO teknikal tanpa jadi programmer.
3. Performa (Core Web Vitals)
- LCP (kecepatan memuat konten utama) idealnya di bawah 2,5 detik.
- INP (respons saat diklik atau diketuk) idealnya di bawah 200 milidetik.
- CLS (stabilitas tata letak) idealnya di bawah 0,1.
- Gambar punya ukuran (width dan height) dan tidak jauh lebih besar dari yang ditampilkan.
4. Konten dan tautan internal
- Tidak ada halaman berkonten terlalu tipis (teks terlalu sedikit untuk dinilai bermanfaat).
- Fokus keyword halaman jelas dan tercermin di title serta H1.
- Ada tautan internal yang cukup, dengan anchor deskriptif (bukan 'klik di sini').
- Tidak ada tautan rusak (404) ke halaman internal maupun eksternal.
Setelah checklist: baca dan prioritaskan
Setelah audit menandai poin-poin di atas, langkah berikutnya adalah membaca hasilnya dan memilih urutan perbaikan yang benar. Kami bahas caranya di panduan cara membaca hasil audit SEO otomatis.
Jalankan checklist ini otomatis
Daripada mengecek satu per satu manual, biarkan mesin yang mengerjakannya. Jalankan audit SEO otomatis dari SEO Fixindo dan dapatkan seluruh checklist ini terperiksa lengkap dengan perbaikannya, dalam hitungan menit.
Pertanyaan yang sering diajukan
- Apakah saya harus memeriksa checklist ini manual?
- Tidak perlu. Audit SEO otomatis memeriksa semua poin ini untuk Anda. Checklist ini hanya membantu memahami arti tiap temuan di laporan.
- Poin mana yang paling penting untuk pemula?
- Mulai dari yang teknikal (bisa di-crawl, sitemap, HTTPS, canonical) dan on-page dasar (title, meta, H1). Ini fondasi yang harus benar sebelum yang lain.
- Apakah checklist ini cukup untuk situs kecil?
- Untuk sebagian besar situs kecil, poin-poin di sini sudah mencakup masalah SEO teknikal dan on-page yang paling berdampak.
- Seberapa sering saya harus menjalankan audit dengan checklist ini?
- Idealnya bulanan, plus setiap kali ada perubahan besar pada website. Karena otomatis, mengulang audit tidak melelahkan.
Periksa seluruh checklist otomatis
Jalankan audit SEO otomatis gratis dan lihat poin mana yang sudah benar dan mana yang perlu diperbaiki di situs Anda.
Mulai audit gratis